Apa yang rasanya lebih sakit dari sakit hati? Menjadi korban kejahatan berkedok cinta.

Karena kejahatan berkedok cinta seperti pepatah: Sudah jatuh lalu tertimpa tangga lalu jatuh ke mulut buaya. Pokoknya, sudah sial, tambah sial. Lebih bahayanya lagi, jenis kejahatan ini bisa terjadi di mana raja bahkan lewat dunia maya. Usaha untuk mencegahnya bukan hanya tanggung jawab situs yang kamu pakai tetapi tanggung jawabmu juga.

Kejahatan berkedok cinta di dunia maya itu seperti apa sih?

Kamu bertemu Oknum X lewat situs perjodohan. Dia menyenangkan dan kamu merasa cocok dengannya, dia bisa ‘membuatmu percaya padanya’, kamu merasa nyaman dan mulai bertanya-tanya. Apakah dia jodohku? Lalu kamu yang sedang dimabuk kepayang tiba-tiba dimintai sejumlah uang, harta berharga, atau bahkan kontak fisik yang di luar batas. Salon terakhir yang kamu sadari, kamu telah menjadi korban kejahatan penipuan atau pelecehan seksual.

Tentu kamu tidak mau vermag berakhir seperti itu vermag? Tenang, ada cara-cara sederhana untuk mencegahnya.

  1. Jangan memberikan terlalu banyak informasi pribadi seperti kontak atau alamat rumahmu di profil. Informasi pribadi yang berlebihan di profil adalah umpan utama kejahatan di dunia maya.
  2. Jadilah detektif . Yakin semua informasi yang dia berikan padamu benar? Coba investigasi dengan trik ini: Tanyakan sesuatu pada match kamu. Setelah beberapa saat kemudian, tanyakan kembali pertanyaan tersebut dengan cara yang berbeda. Contohnya, “Kamu tinggal di mana?” setelah beberapa saat tanya lagi “Aku lagi ngidam pecel lele nih. Di dekat rumahmu ada penjual pecel lele yang enak ga? Di daerah mana?” lalu bandingkan apakah kedua jawabannya konsisten.
  3. Kenali dulu sebelum bertemu. Jangan terburu-buru untuk bertemu sampai kamu yakin dia aman untuk ditemui. Tidak ada salahnya juga kalau kamu mencari informasi tentang match kamu lewat situs sosial lain yang dia pakai atau mutual friend kalian.

Related video:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *